Selera Foto Bule
Motret untuk bule, terutama sewaktu proses treatment atau editing bisa dibilang berbanding terbalik 180 derajat dengan biasanya kita motret orang Indonesia. Untuk foto portrait, bule sama sekali tidak senang dengan treatment skin smoothing, pose-pose manis, lighting yang berlebihan terutama backlight dan harsh sidelight. Mereka lebih suka apa adanya, jadi memotret bule jauuuh lebih mudah daripada warga kita.

Photo by Tim - Simple but amazing
Menurut beberapa klien saya nih, treatment skin smoothing bikin foto terlihat fake alias palsu. Mungkin karena faktor kulit mereka yang cenderung berbintik flek, sehingga kalo dihilangkan bakal seperti boneka barbie.
Selain itu kerutan kulit mereka juga muncul lebih awal daripada orang Indonesia yang sebaya. Jadi usahakan mengurangi seperlunya saja. Enaknya lagi, kulit mereka tak terlalu berminyak.
Begitu juga untuk urusan lighting. Pada foto portrait mereka tak suka bila dianggap sebagai produk. Mereka lebih suka memiliki foto yang berkarakter dan berkesan talkative atau ramah. Mereka juga demen foto dengan latar out of focus atau bokeh
Lalu untuk interior nih, kalo ‘orang kita’ kan sukanya yang serba glamour, jreng, super wide, dan pokoké WOW. Tapi kalo mereka, justru suka yang warm and inviting. Gitu istilahnya. Kalo diterjemahkan barangkali mereka suka foto yang bikin orang pengen berkunjung kesana, belanja, dan selesai deh.
Kedengarannya simpel yaa? Hehehe..
nice inpo bro..